July 7, 2008

1/100 dari 1 persen..

Barusan saya liat acara dokumenter di MetroTV, dan salah satu pernyataan yang paling "menggugah" saya bahwa ternyata dalam DNA seluruh manusia di bumi, keragaman yang ditemukan cuma 0,01% dari seluruh rangkaian gen. Jumlah keragaman ini lebih sedikit daripada keragaman genetika yang ditemukan di koloni simpanse pada satu kawasan hutan saja.
Sangat mengherankan, melihat semua jenis manusia di dunia dengan beragam warna kulit, rambut, bentuk muka, tinggi badan, bentuk mata, bahkan pemikiran dsb, ternyata perbedaan2 tersebut cuma "sedalam kulit".
Sisa acara dokumenter yang saya liat itu lebih membahas teori tentang bagaimana "ketidakberagaman" itu terjadi, terutama teori tentang ledakan gunung berapi super di danau Toba yang membuat sebagian besar manusia bumi punah dan cuma menyisakan beberapa ribu manusia di afrika timur yang jadi nenek moyang semua manusia di bumi sekarang.
Hal yang lebih saya pikirkan, yaitu kenyataan bahwa ternyata semua manusia di bumi hampir sama. Secara genetik hanya ada maksimal 0,01% perbedaan. Lalu kenapa kita sangat berbeda?? Guru biologi saya di SMA mengatakan bahwa yang membentuk ciri khas suatu individu itu faktor genetik dan lingkungan. Kalo secara genetik kita sama, berarti perbedaannya cuma pada faktor lingkungan.
Kalo ternyata orang indonesia dianggap kurang produktif dibanding orang jepang misalnya, ternyata yang membentuknya cuma faktor lingkungan. Kalo pikiran kita kurang kritis dibandingkan orang eropa misalnya, ternyata yang membentuknya juga faktor lingkungan. Lingkungan kita yang mayoritas tidak terbiasa bekerja dengan dedikasi tinggi dan berpikir secara kritis dan logis. Lingkungan yang bagaimanapun juga adalah lingkungan kita, lingkungan yang sebaiknya dan seharusnya bisa kita rubah.

5 comments:

Jenny Oetomo said...

Yang membedakan setiap individu dalam bertindak adalah cara pandangnya bila cara pandangnya positif tentunya akan melahirkan tindakan yang positif yang tentunya akan menjadi habbit (kebiasaan) dan bila ditingkatkan menjadi budaya suatu bangsa, tinggal kita intropeksi diri apakah kita sudah sampai kesana, Salam

Anonymous said...

untuk mengubah lingkungan itu agak berat mas..
sebaiknya sih perubahan dimulai dari diri sendiri,,
kalo ga. . cari tempat yang memiliki lingkungan yang baik... :D

cybermogi said...

untung cuma 0.01%,klo gedean aj dikit, wah ga kebayang ad manusia yg kakiny lima, wakakakak....

cybermogi said...

btw, udah aku add link...

Danu Patria said...

@ arifn: wah mau kabur ke luar negri ya oom?? hehehe..

@cybermogi: ok, trims mas..